You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Sungai Putih
Desa Sungai Putih

Kec. Tapung, Kab. Kampar, Provinsi Riau

Selamat Datang di Website Desa Sungai Putih menampilkan kegiatan, berita yang ada di lingkungan Desa Sungai Putih

Ikuti Apel Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Pekanbaru

SP News 25 April 2026 Dibaca 31 Kali
Ikuti Apel Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Pekanbaru

(sungaiputih.desa.id)-, Sebanyak 15 personil Masyarakat Peduli Api (MPA) Sungai Putih ikuti apel pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Lapangan Bola PT Pertamina Hulu Rokan di Rumbai, Kota Pekanbaru, Sabtu (25/4/2026) pagi. Apel tersebut dipimpin oleh Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Hanif Faisol Nurofiq.

Menteri Hanif dalam amanatnya menyampaikan apel ini merupakan kelanjutan apel pada Maret lalu yang dipimpin Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Djamari Chaniago. Kegiatan ini suatu rangkaian persiapan awal penanggulangan karhutla dengan melakukan "road show" ke daerah rawan terutama enam provinsi utama.

Peserta apel berasal dari regu padam kebakaran dari pemerintah dan perusahaan. Mulai dari Masyarakat Peduli Api (MPA), tim pengendalian Kebakaran Hutan Sumatera, PT Pertamina Hulu Rokan, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) dan Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI).

Delegasi dari Kecamatan Tapung, ada 5 desa yang diundang untuk menghadiri apel tersebut, yakni Desa Sungai Putih, Air Terbit, Pagaruyung, Karya Indah dan Bencah Kelubi. Masing-masing desa mengutus 15 personil MPA.

Menurut Hanif, pada tahun 2025 kemarau tidak terlalu panjang yakni 3 sampai 4 bulan dan langsung pada puncaknya. Akan tetapi untuk tahun ini kemarau memiliki memasuki masa lebih awal daripada titik puncaknya.

"April ini sebagian wilayah kita di beberapa zona iklim di tanah air setelah memasuki kemarau. Diperkirakan pada bulan Juni, Juli , Agustus terdapat puncak kemarau yang akan baru berakhir pada bulan Oktober, artinya kita akan bersama-sama mengalami tujuh bulan dalam posisi musim kemarau bersamaan dengan Iklim El Nino, jika tidak mempersiapkan diri dari awal maka akan kewalahan," ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Bambang Rubianto selaku Penasehat MPA didampingi Herinaldi Ketua MPA Sungai Putih, ia mengajak masyarakat Desa Sungai Putih agar waspada menghadapi kemarau panjang selama 7 bulan ke depan, dengan cara tidak membuka lahan dengan cara membakar.

"Memasuki kemarau panjang yang diperkirakan berakhir pada Oktober mendatang, menghimbau warga Sungai Putih tidak membakar lahan", tegasnya.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image