(sungaiputih.desa.id)-, Kegiatan Sosialisasi, Komunikasi, Informasi dan Edukasi Daerah Rawan Bencana ditaja oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kampar (BPBD Kab. Kampar, bertempat di aula Kantor Camat Tapung, Rabu (22/4/2026) pagi.

Hadir pada kegiatan tersebut Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan Edi Pribady SKM, M.Kes, Camat Tapung Al-Kaustar S.TTP, puluhan perangkat desa se Tapung sebagai peserta sosialisasi.
Al-Kaustar dalam sambutannya mengajak peserta sosialisasi agar menyimak dengan seksama, dan menginformasikan kepada warganya agar faham akan pencegahan dini serta tindakan nyata saat terjadi bencana.
Al-Kaustar juga mengajak peserta sosialisasi agar mengedukasi warganya agar melakukan penyelamatan pertama terhadap bencana, sambil menghubungi dan berkordinasi dengan Masyarakat Peduli Api (MPA) dan BPBD Kabupaten.

Edi dalam penyampaiannya mengatakan bahwa di Kabupaten Kampar ada lima potensi bencana yakni kebakaran hutan, banjir, angin puting beliung dan tanah longsor, gempa.
Berdasarkan UU No. 24 Tahun 2007, bencana di Indonesia dikelompokkan menjadi 3 jenis utama: bencana alam, bencana non-alam, dan bencana sosial. Ketiga jenis ini mencakup berbagai peristiwa yang mengancam kehidupan dan penghidupan masyarakat.
Bencana Alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa alam, seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, kekeringan, angin topan, dan tanah longsor. Bencana Non-Alam adalah bencana yang disebabkan oleh peristiwa non-alam, meliputi gagal teknologi, gagal modernisasi, epidemi, dan wabah penyakit. Bencana Sosial adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa manusia, termasuk konflik sosial antar kelompok atau komunitas, dan teror.
Penanganan paska bencana sosial adalah rangkaian kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi untuk memulihkan kondisi fisik, psikis, dan sosial masyarakat serta infrastruktur yang rusak akibat konflik sosial atau kerusuhan. Tujuannya adalah mengembalikan fungsi pelayanan dasar, memperbaiki ekonomi, serta membangun kembali ketahanan sosial agar menjadi lebih baik (build back better).
Acara di isi dengan kegiatan sosialisasi, tanya jawab interaktif, pengenalan alat dan perakitan serta penggunaanya, simulasi pemadaman api menggunakan peralatan yang disediakan oleh BPBD Kampar.